foto1
KKL dan Pengabdian
foto1
Cintai Bumi
foto1
Hima dan KPU
foto1
Pelantikan Ibu Farida, S.Si., M.Sc

Login Form

Sistem Informasi

STKIP PGRI Sumatera Barat (Sumbar) menggelar acara Wisuda Sarjana ke-57 di Gedung Sendiri yaitu di STKIP PGRI Convention Centre (SCC), Jln.  Gunung pangilun,  Padang. Periode ini STKIP PGRI Sumbar mewisuda sebanyak 956 orang lulusannya dari 11 program studi (Prodi). Prosesi wisuda dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu,  tanggal 6-7 Oktober 2018. Kegiatan wisuda dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah X (Sumbar,  Riau,  Jambi dan Kepulauan Riau),  Prof. Dr. Herri, SE, MBA.

Beliau menyampaikan STKIP PGRI Sumbar merupakan perguruan tinggi yang membanggakan bagi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X,  karena kampus ini terus maju dan berkembang dengan capaian-capaiannya, mulai bidang akademis sampai bidang non akademis, termasuk prestasi mahasiswa yang terus maju meningkatkan kinerjanya. "LLDikti akan selalu mendorong untuk terus maju meningkatkan layanan, mutu dan kualitasnya.  Semoga STKIP PGRI Sumbar semakin maju, dan terus menjadi kampus yang membanggakan" ungkap Herri.

Di sisi lain, Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dari Kementrian Ristekdikti kepada STKIP PGRI Sumbar yang telah membantu pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi dengan menyediakan tempat belajar bagi generasi muda.  "Jika tidak ada STKIP PGRI Sumbar, tidak bisa dibayangkan siapa yang akan menghasilkan tenaga pendidik yang akan mendidik generasi bangsa," ujarnya.  Menurut Herri, STKIP PGRI Sumbar selalu menjadi kampus yang  menghasilkan lulusan-lulusan yang mampu bersaing baik nasional maupun global serta terus tumbuh menjadi kampus yang menghasilkan lulusan yang mumpuni di bidangnya.

Ada terobosan baru dibuat pihak kampus STKIP PGRI Sumbar kali ini. Dimana para wisudawan bisa dengan cepat mendapatkan ijazah, transkrip nilai dan surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) pasca wisuda. "Biasanya penyerahan ijazah, transkrip nilai, surat keterangan pendamping ijazah maupun kopian ijazah yang sudah dilegalisir, sebulan bahkan lebih dilakukan. Kini kami mengubahnya menjadi satu dua hari penyerahannya pasca diwisuda," kata ketua STKIP PGRI Sumbar, Zusmelia.

Terobosan ini tidak lain ingin memudahkan lulusan mengikuti seleksi CPNS yang dibuka pemerintah pada Oktober ini. "Jadi, saya maupun pihak kampus tidak ingin para lulusan itu terkendala untuk ikut tahapan seleksi CPNS itu," imbuh Ketua STKIP PGRI Sumbar ini. Para lulusan, sebut Zusmelia, tidak hanya dibekali untuk menjadi seorang guru,  tapi banyak profil pendukung lainnya agar alumninya bisa bekerja di beberapa sektor serta berwirausaha.